B. TATA SURYA



Tata surya dalam bahasa inggris disebut solar system terdiri dari sebuah bintang yang disebut matahari dan semua objek yang yang mengelilinginya. Pengertian tata surya yang lain adalah kumpulan benda- benda langit dimana matahari sebagai pusatnya.
1. Anggota Tata Surya

a. Matahari

Matahari dalam sistem tata surya mempunyai peranan sangat besar, antara lain matahari sebagai pusat peredaran dan sebagai sumber tenaga di lingkungan tata surya. Matahari merupakan bola gas mahabesar yang menyala. Diameter matahari kira-kira 1.400.000 km, lebih dari 100 kali diameter bumi. Massa matahari itu sama dengan 333.420 kali massa bumi. Enam lapisan matahari inilah yang akan kita bahas disini, mulai dari lapisan matahari yang paling dalam hingga yang paling luar.

1) Inti Matahari
Inti matahari memiliki kepadatan sekitar 150g/cm3. Suhu dan tekanan dalam inti matahari tergolong sangat tinggi, yaitu 15 derajat celcius.

2) Zona Radioaktif
Zona radioaktif adalah zona yang menyelubungi bagian inti matahari. Zona radioaktif bekerja menyalurkan energi yang dibentuk oleh inti matahari dalam bentuk radiasi ke lapisan matahari yang lebih luar.

3) Zona Konvektif
Zona konvektif adalah zona penyeimbang karena memiliki suhu yang lebih rendah, yaitu 2 juta derajat celcius, sehingga memungkinkan inti atom mengalami pergerakan yang lebih lambat.

4) Fotosfer
Lapisan fotosfer memiliki tebal 500 kilometer dan suhu sekitar
5.500 derajat celcius. Sebagian besar radiasi matahari akan diobservasi di fotosfer menjadi sinar matahari di bumi dalam tenggat 8 menit setelah meninggalkan matahari.

5) Kromosfer
Warna dari lapisan kromosfer seringkali tidak tampak karena seringkali tertutup cahaya terang yang dihasilkan oleh fotosfer. Namun di saat- saat tertentu, misalnya saat terjadi gerhana matahari total, maka warna kromosfer akan terlihat seperti bingkai merah yang mengelilingi matahari. Warna merah ini disebabkan oleh tingginya kandungan helium di lapisan ini.

6) Korona
Korona adalah lapisan berwarna putih yang merupakan bagian terluar dari matahari. Lapisan terluar ini memiliki suhu yang lebih tinggi dari bagian dalam matahari yaitu antara 2 – 5 juta derajat farenheit.

b. Planet
Planet adalah benda langit yang gelap, tidak mempunyai cahaya sendiri, dan selalu beredar mengelilingi sebuah bintang sejati yaitu matahari. Dalam urutan menurut jaraknya dari matahari, planet- planet tersebut adalah Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus


1) Klasifikasi Planet Menurut Massanya
a) Planet bermassa besar (Superior planet), terdiri atas Jupiter, Saturnus,Uranus, dan Neptunus.
b) Planet bermassa kecil (Inferior Planet), terdiri atas Merkurius,Venus, Bumi, dan Mars.

2) Klasifikasi Planet Menurut Jaraknya dari Matahari
a) Planet dalam (Interior planet), yaitu planet-planet yang jarak rataratanya ke matahari lebih pendek daripada jarak rata- rata Planet Bumi ke Matahari. Berdasarkan kriteria tersebut, maka yang termasuk planet dalam, adalah Planet Merkurius dan Venus
b) Planet luar (Eksterior planet), yaitu planet-planet yang jarak rataratanya ke matahari lebih panjang daripada jarak rata- rata Planet Bumi ke Matahari. Termasuk ke dalam kelompok planet luar, yaitu Planet Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

3) Berdasrakan Sifat Fisisnya
a) Planet Terestrial; yaitu planet yang memiliki sifat "kebumian" baik ukuran, massa, massa jenis, maupun komposisi kimianya (mereka semua memiliki permukaan padat).
Contohnya adalah; Merkurius, Venus, Bumi dan Mars
b) Planet Jovian; yaitu planet yang tidak memiliki sifat "kebumian" , planet-planet ini tersusun atas kumpulan gas.Contoh Planet Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus
c. Asteroid
Asteroid adalah benda-benda angkasa kecil yang jumlahnya ribuan dan bergerak dalam daerah antara orbit Mars dan Jupiter. Asteroid yang terbesar adalah

d. Meteor
Meteor bukan tergolong bintang karena meteor merupakan anggota tata surya yang tidak bisa memancarkan cahaya sendiri. Meteor berupa batu-batu kecil yang berdiameter antara 0,2 sampai 0,5 mm dan massanya tidak lebih dari 1 gram. Ceres memiliki bergaris tengah 480 mil.

e. Komet
Komet adalah kumpulan bongkah-bongkah batu yang diselubungi oleh kabut gas, ketika mendekati matahari mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagian kepala dan semburan cahaya yang terlihat seperti ekor. Sering disebut sebagai bintang berekor.

f. Satelit
Merupakan pengiring planet. Satelit beredar mengelilingi planet dan bersama-sama beredar mengelilingi matahari. Peredaran satelit mengelilingi planet disebut dengan gerak revolusi satelit. Satelit juga berotasi yaitu beredar mengelilingi sumbunya sendiri
Dalam sistem tata surya planet-planet berputar mengelilingi matahari dengan peredaran yang teratur. Beberapa pandangan para ahli tentang peredaran planet dinyatakan dengan teori sebagai berikut:

1) Hukum Kepler
a) Hukum Kepler I


setiap planet bergerak pada lintasan elips dengan matahari berada pada salah satu titik fokusnya


b) Hukum Kepler II

setiap planet bergerak sedemikian sehingga jika suatu garis khayal di tarik dari matahari ke planet tersebut akan menyapu daerah yang sama pada selang waktu yang sama
c) Hukum Kepler III
untuk setiap planet, kuadrat periode revolusinya berbanding lurus dengan pangkat tiga jarak rata-ratanya dari matahari

2) Hukum Titius-Bode (1766)
Yang berbunyi : Jarak antara planet-planet dan matahari merupakan deret ukur : 0, 3, 6, 12, 24, 48 dan seterusnya (dengan mengecualikan suku pertama) dengan perbandingan dua, dan kemudian tiap-tiap suku ditambah dengan 4.






Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "B. TATA SURYA"

Post a Comment