VULKANISME


Vulkanisme dan tipe gunung api merupakan pokok pembahasan utama dalam postingan kali ini.  Nah sebenarny apa hubungan magma dengan vulkanisme ini? Langsung saja disimak ya

PENGERTIAN VULKANISME(GUNUNG API)

Vulkanisme adalah semua peristiwa yang berhubungan dengan magma yang keluar mencapai permukaan bumi melalui retakan dalam kerak bumi atau melalui sebuah pita sentral yang disebut terusan kepundan atau diatrema.Magma yang keluar sampai ke permukaan bumi disebut lava.Magma dapat bergerak naik karena memiliki suhu yang tinggi dan mengandung gas-gas yang memiliki cukup energi untuk mendorong batuan di atasnya.

Di dalam litosfer magma menempati suatu kantong yang disebut dapur magma. Kedalaman dapur magma merupakan penyebab perbedaan kekuatan letusan gunung api yang terjadi. Pada umumnya, semakin dalam dapur magma dari permukaan bumi, maka semakin kuat letusan yang ditimbulkannya. Lamanya aktivitas gunung api yang bersumber dari magma ditentukan oleh besar atau kecilnya volume dapur magma. Dapur magma inilah yang merupakan sumber utama aktivitas vulkanik.

Intrusi Magma
Intrusi magma adalah peristiwa menyusupnya magma di antara lapisan batuan, tetapi tidak mencapai permukaan Bumi. Intrusi magma dapat dibedakan atas sebagai berikut :

Gambar Penampang gunung api.
Keterangan:

  1. Batolit adalah batuan beku yang terbentuk di dalam dapur magma, sebagai akibat penurunan suhu yang sangat lambat.
  2. Lakolit adalah magma yang menyusup di antara lapisan batuan yang menyebabkan lapisan batuan di atasnya terangkat sehingga menyerupai lensa cembung, sementara permukaan atasnya tetap rata.
  3. Keping intrusi atau sill adalah lapisan magma yang tipis menyusup di antara lapisan batuan.
  4. Intrusi korok atau gang adalah batuan hasil intrusi magma memotong lapisan-lapisan litosfer dengan bentuk pipih atau lempeng.
  5. Apolisa adalah semacam cabang dari intrusi gang namun lebih kecil.
  6. Diatrema adalah batuan yang mengisi pipa letusan, berbentuk silinder, mulai dari dapur magma sampai ke permukaan bumi.

Ekstrusi magma
Ekstrusi magma adalah peristiwa penyusupan magma hingga keluar Permukaan  bumi  dan  membentuk  gunung  api.  Hal  ini  terjadi  bila tekanan  Gas cukup kuat dan ada retakan pada kulit bumi . Ekstrusi magma dapat di bedakan Menjadi:

  1. Erupsi linier, yaitu magma keluar melalui retakan pada kulit bumi, berbentukKerucut gunung api.
  2. Erupsi sentral, yaitu magma yang keluar melalui sebuah lubang permukaan bumi dan membentuk gunung yang letaknya tersendiri.
  3. Erupsi areal, yaitu magma yang meleleh pada permukaan bumi karena letak Magma yang sangat dekat dengan permukaan bumi, sehingga terbentuk kawah gunung berapi yang sangat luas.

Materi hasil ekstrusi magma antara lain sebagai berikut.

  • Lava, yaitu magma yang keluar sampai ke permukaan bumi dan mengalir ke permukaan bumi.
  • Lahar, yaitu material campuran antara lava dan materi-materi yang terdapat di permukaan bumi berupa pasir, kerikil, atau debu, dengan air sehingga membentuk lumpur.
  • Eflata dan piroklastika, yaitu material padat berupa bom, lapili, kerikil, dan debu vulkanik.
  • Ekhalasi (gas), yaitu material berupa gas asam arang, seperti fumarol (sumber uap air dan zat lemas),  solfatar (sumber gas belerang), dan mofet (gas asam arang).


Klasifikasi gunungapi
Berdasarkan bentuknya, gunungapi dapat dibedakan, antara lain sebagai berikut:

Gunungapi strato atau kerucut.

Kebanyakan  gunung  berapi  di  dunia  merupakan  gunung  berapai kerucut.  Letusan  pada  gunung  api  kerucut     termasuk  letusan kecil.letusan  dapat  berupa  lelehan  batuan  yang  panas  dan  cair. Seringnya  terjadi  lelehan  menyebabkan  lereng  gunugn  berlapis lapis.Oleh  karena  itu,  gunung  api  ini  disebut  gunung  api  strato. Sebagian besar gunung berapi di sumatera, jawa, bali, Nusa Tenggara dan Maluku termasuk gunung api kerucut.

Gambar 04 .06 Gunung api strato (kerucut)
Gunungapi maar.
Bentuk gunung api maar seperti danau kering. Jenis gunung api maar seperti danau kering. Jenis gunung api maar tidak banyak. gunung berapi ini terbentuk karena ada letusan besar yang membentuk lubang besar pada puncak yang di sebut kawah. Gunung api maar memiliki corong. Contohnya Gunung Lamongan jawa Timur dengan kawahnya Klakah.

Gambar 04.07 gunung api maar.

Gunungapi perisai
Di Indonesia tidak ada gunung yang berbentuk perisai. Gunung api perisai contohnya Maona Loa Hawaii, Amerika Serikat. Gunung api perisai  terjadi  karena  magma  cair  keluar  dengan  tekanan  rendah hampir tanpa letusan. Lereng gunung yang terbantuk menjadi sangat landai.


Gunung api perisai

Berdasarkan tipe letusan gunung berapi dapat dibedakan menjadi tiga yaitu:

Subscribe to receive free email updates: