BATUAN

Batuan tidak bisa terbentuk dengan tiba tiba , butuh proses yang panjang dalam pembentukanya sehingga membentuk suatu siklus,Siklus batuan berawal dari proses pembentukan magma. Batuan pembentuk kulit bumi selalu mengalami  siklus (daur), yaitu batuan mengalami perubahan wujud dari magma, batuan beku, sedimen, malihan,dan kembali lagi menjadi magma. Tempat pembekuan mungkin terjadi di permukaan bumi, di lapisan litosfer yang tidak begitu dalam, atau di dalam dapur magma bersama-sama dengan proses pembekuan magma secara keseluruhan. Oleh karena itu, batuan yang berasal dari magma akan berbeda-beda pula jenisnya. Semuanya dinamakan batuan beku.



Gambar Siklus Batuan
Batuan Beku
Ada dua macam batuan beku, yaitu batuan beku dalam (contohnya batu granit), dan batuan beku luar (contohnya batu andesit ). Untuk mengetahui ketepatan batuan jenis batuan harus dilakukan uji laboratorium dengan menggunakan mikroskop untuk melihat bentuk kristal batuanya. Beberapa jenis batuan beku penting yang banyak terdapat di alam : granit, granodiorit, diorit, andesit, gabro, basal, batu kaca (obsidian), batu apung, dan konglomerat.

Batuan Sedimen




Ada  beberapa  macam  batuan  sedimen, yaitu batuan sedimen klastik, sedimen kimiawi dan sedimen organic. Sedimen klastik berupa campuran hancuran batuan beku, contohnya breksi, konglomerat dan batu pasir. Sedimen kimiawi berupa endapan dari suatu pelarutan, contohnya batu kapur dan batu giok, batu pasir, dan batu serpih.. Sedimen organic berupa endapan sisa sisa hewan dan tumbuhan laut contohnya batu gamping dan koral.


Batuan Malihan (Batuan Metamorf)


Batuan malihan atau metamorf adalah batuan yang berubah bentuk. Contohnya kapur (kalsit) berubah menjadi marmer, atau batuan kuarsa menjadi kuarsit.

Subscribe to receive free email updates: