Banjir melanda wilayah Eks-Karesidenan Banyumas



 Hujan deras yang mengguyur wilayah Eks-Karesidenan Banyumas Jawa Tengah menyebabkan berbagai lokasi diterjang banjir dan longsor. Semacam yang terjadi di Desa Kemiri dan Desa Selandaka, Kecamatan Sumpiuh, Banyumas. Sungai Reja yang berada di wilayah tersebut meluap sampai ke permukiman dan persawahan.

Sementara itu, banjir di Desa Selandaka terjadi sebab sungai Reja yang sedang dinormalisasi dan dibuat tanggul parapet tak sanggup menampung limpasan air dari pegunungan.

Sementara itu, dari Desa Watuagung Kecamatan Tambak dilaporkan longsor menutup jalan desa yang menghubungkan dengan Kabupaten Banjarnegara. Tidak hanya itu dari Desa Buniayu Kecamatan Tambak dilaporkan delapan warga mengungsi dampak banjir.

Tidak hanya di Banyumas, bencana longsor juga menerjang tiga rumah di Desa Sampang Kecamatan Sempor kurang lebih pukul 18.30 WIB.

Komandan Basarnas Pos SAR Cilacap, Moel Wahyono mengemukakan setidak sedikit enam orang tertimbun longsor di desa tersebut. "Hingga sekarang baru diketahui data korban berjumlah tiga orang, yakni Rustin, Kasimun dan Musito warga Dukuh Semampir Desa Sampang RT 04/03 Kecamatan Sempor Kebumen. Sedangkan, tiga orang lainnya belum diketahui data korbannya," ucapnya.

Selain itu, Moel Wahyono juga mendapat informasi satu rumah di Desa Gumelem Kecamatan Susukan tertimbun. Diduga, tiga orang tertimbun dalam momen tersebut.

"Betul sekali, informasi sementara dari BPBD Banjarnegara demikian. Basarnas Cilacap, malam ini fokus penanganan pengungsian banjir di Sumpiuh dan lanjut ke longsor Sempor," ujarnya.

Sementara itu, Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Surono berbicara lokasi longsor dan gogosan di jalur rel kereta api antara Tambak-Ijo telah dapat dilewati.

"Kurang lebih pukul 20.53 WIB, lokasi longsoran di kilometer 423+2/3 dan lokasi gogosan di kilometer 423+0/1 antara Tambak-Ijo telah dapat dilewati kereta api dengan kecepatan 20 kilometer per jam," ujarnya.

sumber: http://www.merdeka.com/peristiwa/diguyur-hujan-3-kabupaten-di-banyumas-dilanda-banjir-longsor.html

Subscribe to receive free email updates: